Monday, May 6, 2013

Jurnalistik sebagai Proses, Teknik, dan Ilmu

kamus jurnalistik
Istilah jurnalistik dapat ditinjau dari tiga sudut pandang:
1. Harfiah
2. Konseptual
3. Praktis

Secara Harfiyah

Jurnalistik (journalistic) artinya kewartawanan atau kepenulisan. Kata dasarnya“jurnal” (journal), artinya laporan atau catatan, atau “jour” dalam bahasa Prancis yang berarti“hari” (day), yakni kejadianhari ini yang diberitakan dalam lembarantercetak.

Secara Konseptual

Jurnalistik dapat dipahamidari tiga sudut pandang:
1. Proses
2. Teknik
3. Ilmu

Sebagai proses, jurnalistik adalah “aktivitas” mencari, mengolah, menulis, danmenyebarluaskan informasi kepada publik melalui media massa. Aktivitas ini dilakukanoleh wartawan (jurnalis).


Sebagai teknik, jurnalistik adalah “keahlian” (expertise) atau “keterampilan” (skill) menulis karya jurnalistik (berita, artikel, feature) termasuk keahlian dalam pengumpulanbahan penulisan seperti peliputan peristiwa (reportase) dan wawancara.


Sebagai ilmu, jurnalistik adalah “bidang kajian” mengenai pembuatan danpenyebarluasan informasi (peristiwa, opini, pemikiran, ide) melalui media massa.


Jurnalistik termasuk ilmu terapan (applied science) yang dinamis dan terus berkembang sesuai dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dan dinamika masyarakat itu sendiri. 


Sebaga ilmu, jurnalistik termasuk dalam bidang kajian ilmukomunikasi, yakni ilmu yang mengkaji proses penyampaian pesan, gagasan, pemikiran, atau informasi kepada orang lain dengan maksud memberitahu, mempengaruhi, atau memberikan kejelasan.


Secara Praktis

Jurnalistik adalah proses pembuatan informasi atau berita (news processing) dan penyebarluasannya melalui media massa. (Sumber: Asep Syamsul M. Romli, Jurnalistik Terapan: Pedoman Kewartawanan dan Kepenulisan, Batic Press, Bandung. 2003.)*

0 comments

Post a Comment

Komentar spam yang menyertakan link aktif tidak akan muncul